Rabu, 22 Desember 2010

masalah Noise guitar

“Gitar gue kok noise banget yah?!” Ini problem tipikal para gitaris. Solusinya sudah ada. Saya tidak bicara tentang pedal noise gate/supressor. Noise, hiss, broom, atau bunyi ‘kresek’ dapat muncul dari gitar, kabel, jack, efek, ampli, dan power supply.
Khususnya untuk gitar dengan pickup single-coil, sedikit membenahi wiringnya akan memperoleh hasil yang cukup signifikan. Bahkan sebelum anda melirik untuk menggunakan pick-up yang diklaim noiseless. Metode ini juga berguna untuk gitar dengan pickup humbucker.
 Berikut beberapa tips untuk mengurangi noise pada gitar. Saya juga akan bahas sedikit tentang jenis pedal noise gate di akhir tulisan.

STAR GROUNDING

Sifat arus listrik itu seperti air mengalir ke segala arah yang dia bisa. Bermuara hingga menuju lautan.
Oleh karena itu kita melakukan metode star-grounding. Semua kabel ground dari pickup, toggle-switch, potensiometer, dan output jack digabung jadi satu titik atau terminal. Kemudian dari titik tersebut tambahkan satu kabel lalu disekrup ke bodi gitar.
Tips: Anda bisa gunakan bahan logam dengan dimensi dan ketebalan secukupnya sebagai terminal untuk menghubungkan semua kabel ground sehingga mudah di solder dan terlihat rapi.
Meski sekrup tersebut sedikit ‘merusak’ bagian dalam gitar anda, tapi hasilnya akan sepadan dan tidak akan terlihat setelah ditutup pickguard. Tidak akan menurunkan nilai jualnya, kecuali jika gitar anda benar-benar mempunyai nilai bersejarah!

REMOVE GROUND LOOP

Ground loop artinya ada jalur ground yang tumpang tindih atau tidak mempunyai jalur langsung ke terminal tapi melalui ‘halte’ terlebih dahulu. Misalnya di wiring gitar ada kabel yang menghubungkan ground antar potensio. Buang jalur tersebut! Berikan jalur ground terpisah yang kemudian disatukan ke terminal dalam metode star grounding.

Metode umum digunakan oleh pabrik gitar yaitu bagian bawah potensio berfungsi terminal ground.
Metode ini sebenarnya kurang optimal. Karena bagian bawah potensio itu juga berfungsi sebagai heatsink yang dapat melepas panas. Sehingga butuh solder dengan suhu tinggi dan jumlah timah yang banyak supaya melekat ke sana.
Meski ada beberapa trik supaya timah cepat menempel, misalnya diamplas dan lainnya. Tapi jika dipaksakan akan merusak potensio. Lebih aman tidak menggunakan potensio sebagai terminal ground.

REMOVE BRIDGE/TAILPIECE GROUND

Sering juga ada kabel ground yang terhubung ke bridge/tailpiece. Metode ini menjadikan badan kita sebagai pseudo ground. Metode ini kurang tepat karena tubuh manusia bukan ground. Bahkan beresiko terkena setrum tegangan tinggi yang berasal dari ampli rusak.
Untuk membuktikan bahwa tubuh manusia bukan ground, silahkan anda coba sendiri dengan langkah-langkah berikut ini:
  1. Masukkan jack gitar ke input ampli. Ujung jack yang lain tidak dihubungkan kemanapun termasuk gitar. Dan untuk sementara jangan disentuh dulu.
  2. Nyalakan ampli dan putar knob gain hingga lewat dari arah jam 12.
  3. Pastikan anda dalam kondisi normal (tidak memakai sarung tangan atau berdiri di plat besi). Kemudian sentuh jack pada bagian ujungnya saja (tip) tanpa menyentuh bagian sleeve-nya. Jika badan anda berfungsi sebagai ground, seharusnya noise dari ampli akan berkurang. Ternyata tidak demikian.
  4. Selanjutnya genggam jack itu hingga kulit anda menyentuh bagian tip & sleeve dari jack. Maka noise-nya akan berkurang. Karena kulit anda hanya berfungsi sebagai penghantar arus dari tip menuju sleeve yang sudah terhubung ke ground ampli.
Dalam beberapa kasus memang terjadi saat kita menyentuh senar yang terhubung ke bridge/tailpiece, noise menjadi berkurang. Tubuh kita seolah berfungsi sebagai ground. Tapi yang sebenarnya terjadi arus tersebut hanya ‘diredam’ saat dihantarkan ke segala arah melalui tubuh.
Kedua metode di atas memang tidak lazim dipraktekan pabrik gitar bahkan untuk gitar mahal sekalipun. Tapi ada juga gitaris yang bilang justru mojo-nya disitu. Whatever.

SHIELDING

Shielding ini berfungsi untuk mencegah gangguan EMI dan RFI. Caranya seluruh bagian internal (cavity) gitar dilapisi dengan material seperti lembaran alumunium, tembaga, atau cat yang konduktif.
Lembaran tembaga dan cat konduktif itu cukup sulit didapat dan harganya relatif mahal. Lebih mudah menggunakan kertas alumunium foil yang biasa dijual di supermarket. Hasilnya masih tetap optimal seperti material lainnya.


Pastikan seluruh bagian dalam pickguard dan cavity tertutup dan tidak ada bagian yang terputus seperti yang terlihat di gambar.
Lebihkan sedikit alumunium hingga mencapai bagian atas body gitar untuk menghubungkan jalur konduksi saat pickguard dipasang ke gitar
Tempel 2-3 lapisan supaya lebih kuat. Pastikan lembaran tersebut tidak menyentuh solderan kabel atau komponen lain dalam gitar untuk menghindari resiko ground loop. Cukup lindungi dengan bahan non-konduktif seperti selotip atau lakban sehingga tiap komponen terisolasi dengan baik.
Metode di atas memang terkesan rumit, tapi sebenarnya cukup mudah dilakukan. Luangkan waktu yang leluasa untuk memahami dan melakukan metode tersebut supaya hasilnya sempurna dan dapat bertahan selama mungkin.Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk mengurangi noise dari faktor lain secara keseluruhan.

ELECTRICAL EARTH/GROUND

Dalam ilmu elektronik, istilah Earth berasal dari Inggris sedangkan Ground berasal dari Amerika. Keduanya memiliki arti yang sama.
Banyak pelaku home-recording atau bahkan studio skala kecil sering menemui masalah noise pada perangkatnya. Anjuran yang sering dilontarkan adalah membenahi jalur ground listrik AC (PLN) di tempat anda.
Sebelum anda baca lebih lanjut, saya sarankan jangan lakukan hal ini! Arus AC 220 volts dapat berakibat fatal. Sebaiknya gunakan jasa ahli yang lebih berpengalaman.
Hampir sama dengan metode ground pada gitar, jalur listrik di rumah anda juga memerlukan ground. Yaitu ditanam kira-kira lebih dari 5 meter ke dalam bumi untuk hasil yang optimal.
Beberapa orang mungkin menggunakan cara menanam batang besi yang terhubung dengan ground. Untuk menanam besi lebih dari 5 meter memang tidak mudah. Tapi saya ada memakai metode lain.
Metode yang saya gunakan yaitu menghubungkan kabel dari ground PLN menuju sebatang besi kira-kira sepanjang 1 meter. Lalu dimasukkan ke dalam lubang pipa PVC air sumur (bukan air PDAM) hingga terendam air tanah. Air termasuk konduktor listrik yang baik.
Metode ini lebih praktis ketimbang menggali tanah untuk tanam besi. Gunakan kabel yang cukup kuat untuk menggantung besi tersebut.
Lalu pastikan anda menggunakan kabel, plug, dan socket listrik 3-pin untuk setiap power extension dan perangkat elektronik. Pin ke-3 (tengah) itu berfungsi sebagai konektor earth/ground.
Jika alat elektronik anda hanya memiliki kabel 2-pin, sambungkan antara chasis atau body alat tersebut ke earth/ground pada socket listrik menggunakan kabel terpisah.
sumber http://intonasi.com

Tidak ada komentar: